JURNAL AKUNTANSI KEPERILAKUAN PDF

Jurnal Akuntansi Vol.2 No.2 November Analisis Perkembangan Riset Akuntansi Keperilakuan. Studi Pada Jurnal Behavioral Research In. Analisis Perkembangan Riset Akuntansi Keperilakuan Studi Pada Jurnal Behavioral Research In Accounting (). ANALISIS SISTEM KAS BERBASIS AKUNTANSI KEPERILAKUAN DALAM PELAPORAN ARUS KAS PADA PT. BANK SULUTGO.

Author: Bramuro Mazuzragore
Country: Lithuania
Language: English (Spanish)
Genre: Personal Growth
Published (Last): 22 June 2004
Pages: 299
PDF File Size: 20.53 Mb
ePub File Size: 16.6 Mb
ISBN: 588-1-92190-660-9
Downloads: 54410
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Meztile

Documents Flashcards Grammar checker. Pengklasi6kasian penelitian akun6ansi keperilakuan mengikuti pengkalisifikasian menurut Birnberg dan Shields yang membahas 5 aliran isu utama dalam akuntansi keperilakuan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, pemahaman terhadap akuntansi keperilakuan dibahas di bagian awal. Kemudian, pada bagian kedua dibahas sejarah singkat mengenai penelitian akuntansi keperilakuan dan jurnal yang terkait dengannya. Pada bagian ketiga, dibahas ilmu pendukung dasar untuk akuntansi keperilakuan. Pada bagian keempat, klasifikasi isu di bidang akuntansi keperilakuan dirinci menurut alirannya dan dibahas keperilauan persatu. Pada bagian terakhir, dibahas mengenai perkembangan penelitian akuntansi keperilakuan saat ini.

Renulis lebib snka menggunakan istilab “aspek perilaku dalam akuntansi” sebagai padanan istilah “akuntansi keperilakuan. Pddahal, aspek perilaku dalam akuntansi meetcakup pula keseluruhan bidang seperti akuntansi keuangan. Kebanyakan orang akan membayangkan bahwa akuntansi keperilakuan merupakan salah satu cabang junral akuntansi manajemen. Hal ini disebabkan i tahun menulis mengenai proses penganggaran yang penelitian Argyris d merupakan bagian dari pengendalian manajemen.

Penelitian-penelitian berikutnya yang dikategorikan sebagai akuntansi keperilakuan didominasi dari bidang akuntansi manajemen, dalam ha1 ini, penganggaran kepwrilakuan pengendalian. Yang tidak banyak disadari oleh banyak orang adalah bahwa penelitian di pasar modal juga merupakan penelitian di bidang keperilakuan. Perbedaan antara penelitian pasar modal dengan penelitian akuntansi lainnya yang dianggap akuntznsi penelitian akuntansi keperilakuan adalah pada level obyek.

Aspek Keperilakuan dalam Akuntansi Keuangan – Neliti

Pada akuntansi keperilakuan, obyek studinya adalah pada level individu atau kelompok, sedangkan pada penelitian pasar modal obyeknya adalah pada level agregat pasar secara keseluruhan. Sebagai contoh, penelitian pasar modal ingin meneliti reaksi para investor secara keseluruhan terhadap suatu peristiwa event study atau terhadap suatu pengumuman laba. Oleh sebab itu, perbedaan antara penelitian akuntansi keperilakuan dengan jurbal di pasar modal menjadi sangat tipis.

Bahkan sekarang sudah banyak juga ahli di bidangfinance mengklaim bahwa mereka ahli behavioral finance sehingga sekarang sudah banyak penelitian pasar modal yang berkategorikan behavioral. Walaupun penelitian akuntansi keperilakuan menganalisis isu di berbagai bidang seperti akuntansi manajemen, akuntansi keuangan, pengauditan, sistem informasi, dan akuntansi sektor publik, sebagai suatu aliran school ,penelitian di bidang ini dapat dianggap sejajar dengan penelitian pasar modal efisien, penelitian analitis.

Jadi, penelitian akuntansi keperilakuan mengobservasi, menganalisis, dan menguji fenomena individu dan kelompok dalam kaitannya dengan penciptaan, penggunaan, dan pengenaan akibat dari adanya aspek keperilakuan dalam bidang akuntansi secara luas3.

Banyak pihak mengatakan dalam sanggahannya terhadap akuntansi keperilakuan bahwa akuntansi keperilakuan bukan merupakan bidang akuntansi, melainkan bidang psikologi atau organisasional. Seolah-olah akuntan menjadi serakah dan menjarah bidang lain seperti psikologi. Pandangan ini akuntahsi keliru karena bidang ini justru selama ini diambil alih oleh bidang lain karena kepefilakuan tidak mempunyai kemampuan untuk menanganinya. Hal ini sangat ironis.

Persoalannya adalah apakah kita mau lepas tangan, ikut nimbrung saja, atau secara konsisten untuk menekuni bidang ini yang sangat erat terkait dengan pekerjaan akuntan. Siege1 dan Keperilakun dalam bukunya yang berjudul “Behavioral Accounting” mendefinisi akuntansi keperilakuan sebagai sebuah cabang ketiga dari akuntansi setelah akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen. Dalam ha1 ini, penulis tidak sependapat bahwaakuntansikeperilakuan sebagai cabang ketiga dari akuntansi. Menuntt akuntansk penulis, akuntansi keperilakuan adalah suatu pendekatan yangmengaplikasiaspek keperilakuan dalam akuntansi baik akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, maupun bidang akuntansi terkait lainnya.

Keoerilakuan di bidang akuntansi keperilakuan sebenarnya sudah ada lebih awal dibandingkan dengan penelitian di bidang pasar modal efisien.

Penelitian pasar modal efisien mulai populer ketika Ball dan Brown pada tahun melakukan penelitian tentang kegunaan informasi laba dalam pasar modal? Penelitian akuntansi keperilakuan dapat dikatakan dimulai tahun ketika Argyris dibiayai oleh the ControUership Foundation meneliti “The Impact of Budgets on People,” yang kemudian dilanjutkan lagi oleh Argyris di tahun dalam jurnal Harvard Business Review dengan judul “Human Problems with Budgets.

  ANTIGUEDADES JUDIAS FLAVIO JOSEFO PDF

Namun, istilah akuntansi keperilakuan itu sendiri baru muncul pada tahun dalam artikel Journal of Accounting Research oleh Becker yang mereview tulisan Cook Becker lebih jauh mengatakan bahwa perbedaan penelitian akuntansi keperilakuan akujtansi bidang lain adalah penelitian akuntansi keperilakuan mengaplikasi teori dan metodologi dari ilmu keperilakuan untuk memeriksa persinggungan antara informasi dan proses akuntansi dengan perilaku manusia termasuk perilaku organisasional.

Sementara itu, jurnal yang secara khusus memuat mengenai akuntansi keperilakuan masih belum jurnl sampai dengan tahun ketika munculnya jurnal baru dengan judul “Accounting, Organization, and Society. Jurnal inipun sebenarnya tidak melulu mengenai akuntansi keperilakuan jrnal tersirat dalam judulnya yang memuat 3 komponen: Jurnal yang secara khusus memuat mengenai penelitian akuntansi keperilakuan baru lahir pada tahun Tahun ini merupakan tahun ke 15 penerbitan tahunan.

Perkembangan penelitian akuntansi keperilakuan setelah jurnal ini lahir menjadi semakin pesat karena wadah yang tepat sekarang sudah dimiliki. Beberapa peneliti yang paling sering muncul tulisannya di jurnal baru ini diantaranya adalah Philip M. Kaplan, dan Michael K. Di Indonesia, penelitian akuntansi keperilakuan sudah semakin berkembang. Menjelang aiuntansi abad ke 20 menuju ke abad 21, semakin banyak jurnal akuntansi yang muncul dan terakreditasi yang memungkinkan ‘ Wrkembangan penelitian di bidang akuntansi dikaitkan dengan pasar modal setelah paper seminal Ball dan Brown dibahas oleh Brown ketika beliau diminta sebagai pembicara pada simposium akuntansi yang diselenggarakanoleh Journal of Accounting Keperiilakuan pada tahun lihat JAR Supplement tahun Ilmu Dasar Pendukung Birnberg dan Shields mengidentifikasi ada 5 cabang keperilakuaan yang memberikan kontribusi terhadap perkembangan penelitian akuntansi keperilakuan.

Peran akuntansi adalah memberikan informasi yang membaku manajer untuk membuat keputusan yang lebih efisien dan efektif. Fungsi akuntansi adalah menentukan tujuan, mengukur kinerja, dan menentukan tanggungjawab dari pelaksananya. Di tahun an, ada penolakan terhadap asumsi dasar ilmu kpeerilakuan bahwa dalam organisasi hanya ada satu aktor pelaku yang memiliki seluruh informasi.

Pada saal itu, perusahaan dipandang sebagai sebuah koalisi dari para manajer. Perusahaan tidakmempunyai tujuan, tetapi koalisi yang dominan yang menentukan tujuan perusahaan. Implikasinya, kekuatan politik yang bekerja dan perusahaan bukan lagi bertujuan untuk memaksimalkan laba tetapi untukmemaksimalkan anggota koalisi. Penggunaan dasar ilmu politik dan teori organisasi sangat berperan dalam ha1 ini. Bidang psikologi menjadi sangat vokal dalam penelitian akuntansi keperilakuan.

Dalam ha1 ini, Stedry ,sebagai contoh, meneliti teori level aspirasi untukmenjelaskan perilaku anggaran. Penggunaan teori Judnal berasd dari teori keputusan yang meinjam ilmu statistika.

Fokus dari penggunaan temi ini dalam penelitian akuntansi keperilakuan adalah pada apakah p e r i l a h manusia konsisten dengan revisi probabilitas Bayesian. Penggunaan judgment dalam penelitian akuntansi k e p e r i l a h difokuskan kepada bagaimana seorang ahli expert bertindakfmengambil keputusan dan apakah keputusan yang diambil oleh seorang ahli b e r d a s a r m Dalam edisi perdana ini, ada 2 tulisan yang mengenai pasar modal.

Sisanya dikatedgPliPm tulisan hasil penelitian akuntansi keperilakuan 3 penelitian empiris dan 3 penelitian k d i h t i f yang m e n G a k a n pendekatan interpretif dan historis. Belakangan ini juga banyak penelitian tentang kaitan struktur organisasi, teknologi, tugas, dan lingkungan. Teori kontinjensi juga banyak digunakan dalam penelitian akuntansi kauntansi. Intinya adalah tidak ada satu tipe organisasi yang cocok untuk semua keadaan.

Penggunaan ekonomika analitikal dan sosiologi semakin banyak akhirakhir ini. Ekonomika analitikal berfokus kepada sejumlah asumsi dan variabel penting dalam model normatif dari perilaku manusia. Topik moral hazard sangat sering dijumpai dalam penelitian akuntansi keperilakuan yang berbasis pendekatan agensi lihat misalnya Kusuma, Penggunaan ilmu jkrnal umumnya untuk mempelajari keefektifan fungsi sistem pengendalian dalam organisasi.

Pengelompokan dapat dilakukan menurut isu, menurut metodologi, atau menurut partisipan. Namun, dari jurnwl pengelompokkan tersebut, yang abadi adalah menurut isu karena isu akan terus berlanjut sedangkan metodologi dan partisipan dapat berubah sesuai dengan perkembangan ilmu baru. Oleh karena itu, dalam pembahasan ini klasifikasi dilakukan menurut isu sesuai dengan Birnberg dan Shields dan Meyer dan Rigsby Klasifikasi isu penelitian menurut kedua tulisan di atas dikelompokan atas dasar aliran schools sebagai berikut: Di samping itu, beberapa topik lain yang sering muncul di jurnal BRIA juga dimasukkan seperti isu etika, budaya, metodologi, jalur karir akuntan.

  INTRODUCCION A LA BIOQUIMICA WILLIAM K STEPHENSON PDF

Kesemuanya dimasukkan dalam kategori lain-lain karena tidak masuk menurut kriteria Birnberg dan Shields. Isu Pengendalian Manajerial Isu pengendalian manajerial mengangkat peran akuntan dalam menyusun anggaran dan menggunakan anggaran sebagai alat pengendalian. Penelitian di bidang ini diawali dengan penelitian Argyristentang perilaku yang berkaitan dengan penganggaran.

Beberapa perkembangan lanjutan isu yang menyangkut pengendalian manajerial adalah isu mengenai partisipasi Stedrygaya kepemimpinan Hopwoodperbedaan individu Driver and Mockkontinjensi Otley jjurnal, Jurnal Bisnis dan Akuntansi Agustus pertimbangan ketidakpastian lingkungan Ouchiumpan balik Shieldsinsentif Chow Isu mengenai pengendalian manajerial termasuk isu yang sudah mapan.

Kebanyakan studi dengan eksperimen laboratori dengan menggunakan mahasiswa sebagai partisipan sudah mengalami perubahan dengan menggunakan survei lapangan dan alat ukur yang dikembangkan keperilakuann psikolog-kognitif. Perubahan yang paling penting adalah digunakannya model ekonomika analitikal.

Jurnall itu sendiri masih terus berlangsung dan masih akan terus berlangsung. Isu Pemrosesan Informasi Akuntansi Isu di bidang pernrosesan informasi akuntansi adalah mengenai bagaimana pengguna user memproses informasi.

Tema utama biasanya adalah bagaimana pengguna melihat peran pengungkapan akuntansi dan informasi akuntansi. Penelitian akuntansi keperilakuan untuk isu ini misalnya menguji pengaruh perbedaan perlakuan akuntansi LIFO vs FIFO terhadap pengguna seperti analis atau pengambil keputusan. Contoh akuntanai semacam ini adalah Jensen yang menggunakan survei eksperimental kepada akntansi keuangan.

Penelitian lain menguji nilai relatif informasi akuntansi kepada para investor Pankoff dan Virgil Penelitian semacam ini sangat dekat dengan penelitian pasar modal efisien. Sebagai contoh, Ashton meneliti iengan menggunakan lei model untukmengetahui fenomena apa saja yang dapat diperiksa dengan menggunakan lens model tersebut.

Demikian juga Libby mendemonstrasikan bagaimana perilaku manusia bereaksi dengan menggunakan lens model dibandingkan dengan menggunakan stimulus-response model. Penelitian lain yang menyangkut isu ini adalah dengan menggunakan protocol analysis seperti yang dilakukan oleh Ujrnal yang memeriksa respon dari petugas pemberi kredit terhadap “big” and “little” GAAP.

Topik lain adalah mengenai fiksasi fungsional. Penelitian fiksasi fungsional bertujuan untuk menguji apakah manusia keliru mengartikan suatu fungsi atau data fiksasi data berdasarkan pengalaman di masa lalu. Contoh penelitian semacam ini adalah Ashton yang menguji peran sistem penghitungan kos produksi berdasar kos penuh atau kos variabel dalam penentuan harga jual.

Isu Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Isu perancangan sistem informasi aiuntansi adalah mengenai perilaku dalam merancang sistem informasi suatu organisasi. Isu ini agak kabur dan samar dengan isu mengenai pemrosesan informasi akuntansi.

Ciri khas penelitian dalam isu ini adalah pada fokus yang dapat mengeneralisir isu perancangan sistem itu sendiri.

JURNAL RISET AKUNTANSI GOING CONCERN

Penelitian ini bukan menguji reaksi pengguna Indra Wijaya Kusuma atas suatu informasi yang dihasilkan, tetapi atas suatu sistem informasi yang akan menghasilkan suatu informasi untuk pengguna. Ada dua topik utama dalarn isu hi, yaitu mengenai rancangan laporan dan pemilihan kebijakan akuntansi.

Topik yang pertama ingin melihat peran struktur dan racangan laporan akuntansi dalam pemahamanlketepatan pengguna atas informasi yang dihasilkan. Topik kedua ingin melihat peran sistem informasi akuntansi dalam pengembangan struktur organisasi.

Salah satu penelitian tentang rancangan laporan adalah penelitian oleh Schroder, Driver, dan Streufert yang menguji bahwa muatan jjrnal akan mempengaruhi kualitas keputusan.

Mula-mula kualitas keputusan akan membaik bila rancangan laporan diubah dengan muatan informasi yang lebih banyak, akuntahsi pada suatu ketika, tambahan muatan informasi akan menurunkan kualitas keputusan pada akhirnya.

Contoh penelitian lain adalah Lindhe yang menguji alasan apa yang menyebabkan banyakperusahaan memilih untuk menggunakan metode akuntansi yang keperjlakuan, padahal keuntungan menggunakan LIFO sudah jelas akan memperbaiki arus kas yang I dikarenakan pajak. Isu Pengauditan 1 I I Fokus dari isu pengauditan adalah auditor, baik internal maupun eksternal.