ASKEP BRONCHOPNEUMONIA PDF

Sebenarnya bronchopneumonia bukanlah penyakit tunggal. Penyebabnya bisa bermacam-macam dan diketahui ada 30 sumber infeksi. Ghost32 7z Hiren Boot. Askep Bronchopneumonia BAB III RESUME KEPERAWATAN A. Pengkajian 1. Identitas Pasien Pengkajian dilakukan tanggal 13 Juli jam. WOC BRONKOPNEUMONIA Bakteri Stafilokokus aureus Bakteri Haemofilus influezae Mycoplasma • Saluran nafas atas. Kuman berlebih di.

Author: Gujind Malrajas
Country: Russian Federation
Language: English (Spanish)
Genre: Education
Published (Last): 18 June 2009
Pages: 280
PDF File Size: 6.51 Mb
ePub File Size: 20.78 Mb
ISBN: 853-1-12404-859-5
Downloads: 51745
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Kezshura

Home Documents Askep Bronchopneumonia. Askep Bronchopneumonia Download Report. Published on Nov View 56 Download 1. Identitas PasienPengkajian dilakukan bronchopneumobia 13 Juli jam RMnama ayah Tn. SD dan Nama Ibu Ny. Pasien tampak sesak nafas dan batuk. Riwayat Penyakit SekarangMenurut keterangan Ny. K sejak tanggal 4 Juli pasien panas, badan kebiruan sianosisbatuk-batuk sesak nafas, BAB sudah 2x dari jam PrenatalMenurut keterangan ibu pasien saat mengandung An.

D tidak mengalami keluhan sewaktu hamil, ibu pasien memeriksakan kehamilanya sebanyak 4 kali. NatalIbu pasien melakukan persalinanya dirumah dengan ditolong oleh bidan, kelahiran normal, namun ada masalah saat lahir pasien sempat menelan pecahan air ketuban yang menyebabkan pada usia 1 minggu pasien mengalami batuk bronchopheumonia setelah diperiksakan ke bidan dinyatakan tidak apa apa.

Post natalSetelah lahir keadaan An. D dalam keadaan sehat dengan kondisi pasien aktif menangis, bergerak dan dapat mengepalkan bronchopneumona dengan BB lahir: Penyakit waktu kecilIbu pasien mengatakan sebelum dirawat di rumah sakit An.

D tidak pernah dirawat di rumah sakit. Pasien hanya menderita sakit batuk biasa dan hanya diperiksakan ke bidan, pasien tidak mempunyai riwayat alergi terhadap obat atau makanan dan pasien sebelumnya tidak mengalami kecelakaan tertentu. D belum lengkap karena setiap kali akan diimunisasi badan pasien panas.

Riwayat keluargaMenurut keterangan Ny. K didalam keluarga tidak ada yang mempunyai penyakit menular dan penyakit keturunan. MenikahDari genogram di atas dijelaskan bahwa pasien adalah anak kedua dari dua bersaudara pasangan Tn. K pasien tinggal bersama kedua orang tuanya dan kedua orang tua ibu pasien dan kakak ibu brocnhopneumonia dan adik terakhir ibu pasien.

Riwayat keluarga- Adik Tn. W meninggal karena sakit biasa demammeninggal pada usia 6 bulan. K meninggal karena bronchopneumoni dan tidak dibawa ke rumah sakit pada usia 3 asiep. K meninggal karena sakit dan tidak dibawa ke pelayanan kesehatan pada usia kurang dari 1 bulan. K meninggal karena abortus.

K meninggal karena sakit panas pada usia 1 bulan. Riwayat sosialMenurut keterangan ibu An. D diasuh sendiri, terkadang An. D diasuh oleh ibu Ny. K dan kakak Ny.

Askep Bronchopneumonia Pdf

Sebelum sakit pasien dikenal sebagai Anak yang lucu. Menurut keterangan Ibu, lingkungan depan rumah banyak debu, ventilasi cukup, pintu dan jendela selalu dibuka, keadaan lantai berdebu, letak barang-barang berbahaya dirumah terlalu diletakkan pada tempat yang jauh dari jangkauan Anak.

Keadaan Kesehatan Saat iniAn. Pengkajian pola fungsional Gordon1. Persepsi kesehatan dan pola management kesehatanMenurut keterangan ibu An.

Askep Bronchopneumonia

D sering batuk-batuk An. D belum pernah dirawat di rumah sakit sebelumnya dan An. D sakit hanya dibawa ke bidan di desanya. Menurut ibu pasien ayah pasien merokok dan ayah pasien merokok disembarang tempat kadang merokok di sebelah istrinya yang sedang menggendong An. Pola EliminasiMenurut keterangan Ibu pasien, sebelum sakit pasien BAB Kali sehari, konsistensi lembek, setelah sakit pasien BAB kali sehari dengan konsistensi encer dan ada ampas.

  LA78040B DATASHEET PDF

Dan sebelum sakit pasien BAK kali sehari dengan warna kuning jernih dan bau khas urine, selama sakit pasien BAK kali sehari. Aktivitas Pola LatihanSelama sakit, pasien mandi 2 kali sehari pagi dan sore, sebelum sakit pasien aktif dapat menggerak-gerakkan tangan dan kakinya, selama sakit pasien juga masih mampu menggerakkan tangan dan kakinya hanya saja tampak lemas, kebiasaan anak masih tergantung pada orang tua atau orang disekitarnyaOrang tua: D orang tua tidak mengalami gangguan aktifitas.

Pola Istirahat tidurMenurut keterangan Ibu pasien, sebelum sakit pasien tidur malam jam dan tidur siang Jam.

Selama sakit pasien tidur jam, pasien mengalami gangguan pola tidur pasien, pasien rewel, gelisah dan sering terbangun pada malam hari karena merasa haus. Pola kognitifRespon anak secara umum baik, anak sudah dapat menggunakan vocal dengan membunyikan Awaww, kamampuan anak untuk mengidentifikasi kebutuhan lapar, haus, nyeri, dan tidak nyaman dengan cara menangis.

Orang tua tidak mampu menjawab pertanyaan tentang penyakit yang diderita anaknya. Persepsi diri pola konsep diriAn. D belum memahami identitas diri dan persepsi dirinya, orang tua selalu memperhatikan kesehatan anaknya apabila pasien lapar dan merasa tidak nyaman maka pasien menangis. Orang tua sangat senang dengan kelahiran An.

D dan tua sangat sedih karena anaknya sakit dan berharap selama dirawat di RS An. D bisa cepat sembuh dari sakitnya. Pola Peran HubunganOrang yang terdekat pasien adalah Ibunya, ibu pasien selalu menunggu anaknya selama sakit, dan ayahnya memnyempatkan ikut menunggu sehabis pulang kerja. Peran hubungan Orang tua dengan saudaranya atau tetangganya baik, ini terbukti dengan banyak saudara yang menjenguk pasien.

D merupakan seorang anak Perempuan, pasien tidak ada masalah dengan seksualnya, Orang tua memperlakukan anaknya sesuai dengan jenis kelaminnya. D tidak merasa takut dan tidak menagis bila didekati oleh perawat yang datang memeriksanya. Orang tua jika ada masalah dirumah di bicarakan secara musyawarah dengan anggota keluarga yang lain.

Nilai pada keyakinanOrang tua selalu berdoa untuk sembuhan anaknya dan berkeyakinan agar penyakit anaknya bisa sembuh bukan hanya dengan berdoa namun harus juga ditangani oleh petugas kesehatan. Berat badanPanjang badanLingkar kepala4. Tidak terlihat adanya penumpukan serumen dan tidak keluar cairan: Ektremitas bawah tidak ada kelainan, tidak ada oedem: Warna kulit sawo matang, tidak ada bercak, punggung dan selangkangan, kuku jari tangan dan kaki agak panjang dan agak kotor, sianosis.

Pemeriksaan Perkembangan1 Menurut keterangan Ibu pasien, Berat badan saat lahir 2,9 kg, dari hasil perhitungan usia anak adalah: Ibu pasien mengatakan anaknya dapat melakukan pada sebelah kiri garis umur DDST yaitu pasien dapat memegang icik-icik, mengikuti gerak tangan, mengamati mainan, dalam adaptif- motorik halus, tidak terdapat delay dan advantc. Ibu pasien mengatakan anaknya dapat melakukan pada sebelah kiri garis umur DDST yaitu pasien dapat bereaksi terhadap suara, tertawa, menoleh ke bunyi icik-icik, dalam Bahasa, tidak terdapat delay dan juga advant.

  HACIA UN MUNDO SIN POBREZA MUHAMMAD YUNUS PDF

Ibu pasien mengatakan anaknya dapat melakukan pada sebelah kiri garis umur DDST yaitu pasien dapat duduk kepala bersandar, duduk menumpu badan, gerakan sembarang, dalam motorik kasar, tidak terdapat delay dan advantHasil DDST denver development scrining test An. D adalah normal dengan setiap fase aakep 1 coustion dan tidak terdapat delay dan advent.

Data Fokus Problem Etiologi1. Ibu pasien mengatakan pasien masih sesak nafas dan batukData Obyektif: Ibu pasien mengatakan pasien mencret bronchopneumohia BAB 2x dari jam Ibu pasien mengatakan pasien rewel dan kurang nyaman dengan kondisinya sekarang. Ibu pasien mengatakan panas anaknya naik turun. Kurang pengetahuan Kurangnya informasiC. Diagnosa Keperawatan1 Bersihan jalan nafas tidak efektif yang berhubungan dengan peningkatan produksi sputum. Bromchopneumonia kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan Pengeluaran yang berlebihan BAB 2x sehari, encer, muntah 3.

Resiko ketidakseimbangan suhu tubuh berhubungan dengan Proses peradangan4. Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi.

f 13693 Woc Askep Bronkopneumonia

Bersihan jalan nafas tidak efektif yang berhubungan dengan peningkatan produksi sputum Setelah dilakukan tidakan keperawatan selama 1×7 jam diharapkan sesak nafas berkurang dengan kriteria hasil: Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan Pengeluaran yang berlebihan BAB 2x sehari, encer, muntah Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1×7 jam diharapkan dapat meningkatkan nutrisi yang optimum dengan kriteria: Ketidakseimbangan suhu tubuh berhubungan dengan Proses peradanganSetelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1×7 jam di harapkan dapat mempertahankan suhu tubuh dalam batas normal C – Pertahankan sirkulasi udara di lingkungan kamar baik- Berikan cairan parentral- kolaborasi dengan dokter pemberian antipiretik- Pantau suhu tubuh- Anjurkan ibu pasien untuk mengompres air hangat jika pasien panas Imam 4.

Dx Tindakan keperawatan Respon Paraf1. Rabu 13 Juli Rabu 13 Juli II – Timbang berat badan- Auskultasi bising usus- Berikan makanan dalam jumlah sedikit tapi sering dari makanan yang disukainya- Anjurkan ibu untuk tetap menyusui- BB: Rabu 13 Juli 4 – Mengkaji pengetahuan orang tua tentang penyakit anaknya- Memberikan penyuluhan kesehatan tentang bronchopneumonia- melakukan evaluasi tentang penyakit bronchopneumonia- Ibu pasien mengatakan tidak tahu tentang penyakit anaknya.

Dx Jam Catatan Perkembangan Paraf1.

Rabu 13 Juli 1 Ibu pasien mengatakan pasien masih sesak dan batukO: Rabu 13 Juli 2 Rabu 13 Juli aksep Pasien tampak gelisah, Suhu: Rabu 13 Juli 4 Ibu pasien mengatakan mengertitentang penyakit anaknya.

Askep Bronchopneumonia Pada Anak Documents. Case Study – Bronchopneumonia Documents. Gastroenteritis Bronchopneumonia Ear Infection Documents. Bronchopneumonia Dewa Ayu Indah Documents. Anak Sehat Dengan Bronchopneumonia Documents.